Sistem Terkuat Bab 6
Daftar Isi
Bab 6
Di depan pandangan Wahna. Di bagian tengah piringan bundar tersebut terdapat jarum penunjuk, sebagai penanda yang akan menentukan jenis hadiah apa yang akan diterima setelah piringan bundar itu
berhenti berputar. Ada delapan kolom pada piringan bundar itu. Di antaranya, lima butir Pil Darah, Tehnik Pernapasan, lima butir Mutiara Kesialasan, dan terakhir adalah lima puluh Poin System. Sedangkan empat kolom lainnya terlihat kosong. Dengan pikirannya, Wahna memutar piringan bundar itu. Wajahnya sangat bersemangat, hatinya berdoa agar mendapatkan keberuntungan.
System: "Ding! Selamat, Tuan. Anda belum beruntung." Mendengar ini, wajah Wahna yang semula penuh ekspektasi langsung membeku. Suara notifikasi System sangat bertolak belakang, di satu sisi menyatakan selamat, tapi justru atas ketidakberuntungannya. Segera Wahna menggunakan dua kupon undian yang tersisa. System: "Ding! Selamat Tuan. Tuan telah mendapatkan Tehnik
Pernapasan." System: "Ding! Tehnik Pernafasan adalah tehnik yang dapat menyembunyikan keberadaan napas dari orang lain, dapat menyembunyikan tahap kultivasi, serta dapat memiliki persepsi keberadaan orang lain pada jarak tertentu. Apakah Tuan akan mempelajarainya? Ya/Tidak." Wahna sangat gembira dengan tehnik yang dijelaskan oleh System. Dengan tehnik ini, setidaknya dia dapat terhindar dari masalah, terutama ketika bertemu musuh yang lebih kuat. Dengan cepat ia menjawab, "Ya!” System: "Ding! Selamat, Tuan. Tuan telah mempelajari Tehnik Pernapasan. Level saat ini adalah:
0/10." Sama seperti sebelumnya, Wahna merasakan berbagai pengetahuan membajiri pikirannya yang mencakup tentang Tehnik Pernapasan. Dengan segera Wahna mulai mempratikkan tehnik tersebut.
Setelah tiga kali berlatih, terdengar notifikasii System di benaknya. System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Pernapasan telah naik level. Level saat ini adalah: 1/10." Wahna bangkit dan berdiri, semangatnya berkobar nan berapi-api. Ia mengambil pedang dan menuju celah batu di mana ketika ia
masuk. Dengan menggunakan Tehnik Pernapasan, Wahna menyembunyikan keberadaannya.
Ia melihat seekor srigala masih berdiri di luar celah, srigala yang siang tadi sempat mengejar dan membuatnya ketakutan. 'Sialan nih, Srigala! System, analisis Srigala ini!' gerutu dan pinta Wahna di dalam hati. System: "Ding!
Nama: Srigala Api
Ras: Binatang
Level: 3 (setara kultivator
Tahap Pembentukan Tubuh)."
"Wah, Srigala ini kuat sekali! Bagaimana aku bisa keluar dari sini?" Wahna menekuk wajahnya dengan menyesal, srigala itu jauh lebih kuat darinya. 'Hmm... kekuatan tidak menghasilkan kecerdasan, tapi
kecerdasan bisa menghasilkan kekuatan,'batin Wahna pada dirinya sendiri, menguatkan hati penuh tekad. Mengangkat pedangnya, Wahna meneriakkan kalimat jurusnya di dalam hati, ‘Tebasan pertama Pedang Surgawi'. Meraungkan kata-kata itu, Wahna menebaskan pedangnya secara vertikal, langsung ke arah Srigala yang berada di luar celah batu. Dan saat itu juga, cahaya merah vertikal tunggal menuju ke arah tubuh Srigala Api. Terkejut melihat cahaya merah yang melesat ke arahnya, Srigala Api itu hendak menghindar namun sudah terlambat. "Bam!" terdengar suara hantaman tebasan pedang di tubuh
Srigala Api. Namun sayang sungguh sayang, tidak ada yang terjadi setelahnya. Hanya menimbulkan bekas goresan yang tampak. Membuat mulut Wahna ternganga lebar, melihat apa yang terjadi di depannya, jauh dari yang dia harapkan. Mendapati tatapan Srigala Api penuh permusuhan terhadapnya, Wahna tersadar dari pikirannya yang linglung. Ia langsung kembali ke dalam celah batu sambil
menggerutu, "Buset! Sangat kuat! Sebaiknya aku kembali." "Huh!" desah Wahna tak berdaya begitu tiba di ruang kecil. Membuka lagi panel system, ia menggunakan kupon undian yang terakhir.
System: "Ding! Selamat, Tuan. Tuan mendapatkan lima butir Pil Darah Bintang Sembilan." Sebuah botol giok berisi lima butir Pil Darah muncul di telapak tangan kanan, Wahna langsung menumpahkan seluruh isi botol itu ke telapak tangan kirinya, lantas berkata penuh tekad, “System, serap semua Pil Darah ini!”. System: "Ding! Penyerapan Pil Darah segera dimulai, 1% ... 25%... 50%... 75%... 100%.
" System: "Ding! Selamat, Tuan. Tuan mendapatkan Poin Pengalaman sepuluh koma lima nol. Poin Pengalaman saat ini adalah dua belas koma nol lima." "System, langsung tingkatkan kultivasi sesuai Poin Pengalaman," pinta Wahna melanjutkan. System: "Ding! Selamat, Tuan. Kultivasi Tuan telah naik level. Saat ini adalah Tahap Pembentukan Tubuh tingkat Pertama .... " System: "Ding! Selamat, Tuan. Kultivasi Tuan telah naik level. Saat ini adalah Tahap Pembentukan Tubuh tingkat Kedua...."
System: "Ding! Selamat, Tuan. Kultivasi Tuan telah naik level. Saat ini adalah Tahap Pembentukan
Tubuh tingkat Ketiga...."
Bersambung ke Bab 7............
Posting Komentar