Sistem Terkuat (Bab 3)

Daftar Isi
 
Bab 3

Menjadi lebih baik. Perlu diketahui, bahwa di dunia yang tidak diketahui ini, seseorang dapat memulai kultivasi minimal pada usia tujuh tahun. Dalam keadaan normal, rata-rata seseorang dapat menerobos satu tingkat pada Tahap Kelahiran setiap tahunnya. Namun Wahna berbeda, dalam tiga tahun sejak dimulainya berkultivasi, ia telah menerobos sebanyak lima tingkat di Tahap Kelahiran. Tentu saja hal ini di luar kewajaran bagi semua orang. Selain kecemburuan dari sepupu, hal yang sama juga muncul
dari beberapa keluarga lainnya di Kota Ragane. Terutama dari keluarga kelas dua lainnya, yang mana saat ini di Kota Ragane, terdapat enam keluarga kelas dua dan empat keluarga kelas satu. Semenjak dua tahun lalu, kultivasi Wahna tidak mengalami peningkatan sama sekali. Bahkan kultivasinya malah cenderung menurun ke Tahap Kelahiran tingkat Kedelapan. Meridian Wahna mengalami penyumbatan yang tidak diketahui penyebabnya. Sudah banyak tabib dan alchemiest yang didatangkan oleh pihak keluarga. Namun hingga saat ini, tidak satu pun dari mereka yang dapat menemukan sumber masalah, apalagi untuk menyembuhkan penyakit yang diderita oleh Wahna.
Karena itu, dengan berat hati, patriak yang juga merupakan kakek Wahna, mau tidak mau harus menghentikan sumber daya keluarga untuk Wahna. Bukan itu saja, posisi ayah Wahna juga diturunkan dari posisi panatua di keluarga, yang berdampak pada menurunnya pendapatan ayah Wahna untuk menghidupi keluarga. Dalam ingatan dari pemilik tubuh, juga diketahui bahwa tingkat kultivasi terbagi menjadi Sembilan Tahap. Yaitu Tahap : 
1.Kelahiran
2.Pembentukan Tubuh
3.Transformasi
4.Penyempurnaan Qi
5.Penyempurnaan Roh
6.Prajurit Alam
7.Jenderal Alam
8.Raja Alam
9.Kaisar Alam
Dan masing -masing dari sembilan tahap kekuatan itu terbagi menjadi sembilan tingkat.
System: "Ding! Terdeteksi bahwa meridian Tuan mengalami masalah, tersumbat oleh zat perusak tahap Bumi tingkat Tinggi yang terkandung di dalam makanan. Zat tersebut telah merusak delapan puluh persen meridian yang dapat mengakibatkan kelumpuhan total."
System: "Ding! Selamat, Tuan. Meridian Tuan telah dipulihkan dan diperkuat."
Begitu suara System jatuh, Wahna merasakan arus hangat mengalir di seluruh tubuhnya. Meskipun dia tidak mengerti itu apa, tapi yang jelas membuat dirinya merasa disehatkan. Sambil memejamkan matanya, Wahna berkata pada dirinya sendiri, “Sekarang aku adalah Wahna, dan Wahna adalah aku. Jika zat perusak itu berasal dari makanan, maka Keluarga Dege harus menanggung akibatnya. Aku harus menjadi lebih kuat agar orang tuaku tidak lagi mengalami kesulitan dan kesedihan." Tanpa terasa, buliran air menetes dari mata Wahna. Dia membuka matanya yang memerah, ia mengingat bagaimana ibunya menjadi pembantu di berbagai kios atau toko, yang semua itu dilakukan demi membantu ayah Wahna untuk menghidupi keluarga. Ayah Wahna juga menjadi kurir pengangkut barang di sebuah perusahaan milik salah satu keluarga kelas satu di Kota Ragane. Tidak jarang, ibu dan ayah Wahna mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan, bahkan intimidasi dari keluarga kelas dua lainnya.
"Tunggu aku, Ayah! Ibu...... akan aku buat tunduk seluruh Kota Ragane di bawah kakimu. Tidak! Seluruh dunia akan aku buat berlutut di bawah kakimu," ucap Wahna lirih dengan gigi terkatup, dan penuh penekanan dari setiap kata demi kata. Dan saat ini, tidak ada lagi nama Wahno di dunia yang tidak dikenal. Melainkan Wahna, nama yang sesuai dengan nama pemilik tubuh. Wahna kembali melihat panel system yang masih muncul di depan matanya. Ia melihat beberapa icon di panel system. Ada Profile, Toko, dan Upgrade. "System, bagaimana cara kerja panel ini?" tanya Wahna dengan penasaran. System: "Ding! Tuan cukup mengucapkannya di dalam hati, maka System akan memproses perintah Tuan. "Oh!" Wahna terkejut dengan informasi yang disampaikan System. Dengan sangat
bersemangat, dia berucap di dalam pikirannya, 'System, tampilkan profile!'
Tanpa menunda, panel biru langsung berubah dan menampilkan informasi tentang diri Wahna.
Nama: Wahna
Ras: Manusia
Kultivasi: Kelahiran tingkat Kedelapan
Poin Pengalaman: 0/3,52 (+)
Keterampilan Aktif: -Tinju Bumi (2/10)
Keterampilan Pasif: tidak ada
Kupon Undian: 0
Ruang Penyimpanan: 1 meter
kubik (+)
Poin System: 0 Pts 
Versi System: 1.0
Memperhatikan tampilan panel system di depannya, mata Wahna tertuju pada tanda (+) yang terletak di icon Poin Pengalaman dan Ruang Penyimpanan. 'System, apa itu Poin Pengalaman dan Poin System?' tanya Wahna di dalam hatinya. System: "Ding! Poin Pengalaman adalah poin yang digunakan untuk meningkatkan kultivasi Tuan. Setelah kultivasi ditingkatkan, maka System akan secara otomatis menstabilkan pondasi kultivasi Tuan." System: "Ding! Cara mendapatkan Poin Pengalaman adalah dengan membunuh mahluk hidup, seperti manusia, binatang buas, monster, iblis dan sebagainya."
System: "Ding! Poin System adalah poin yang digunakan untuk menukar berbagai hal yang ada pada System. Seperti Pil, Tehnik Keterampilan, senjata dan sebagainya." System: "Ding! Poin System juga dapat digunakan untuk ditukar dengan Poin Pengalaman. Dengan perbandingan Sepuluh berbanding Satu. Artinya, sepuluh Poin System dapat ditukar dengan satu Poin Pengalaman." System: "Ding! Untuk mendapat Poin System, Tuan dapat menukarkan barang-barang yang menurut Tuan sudah tidak
digunakan lagi. Seperti Koin Emas, Batu Roh, Elixir, senjata, maupun Buku Tehnik Keterampilan." "Oh, penjelasannya sangat jelas," sahut Wahna dengan sangat gembira mendengarkan penjelasan System. Apalagi di dunia tempat di mana ia berada sekarang, adalah dunia yang cenderung menerapkan hukum rimba. Yang kuat dihormati, dan yang lemah akan disingkirkan. "Aku harus menjadi kuat sehingga dapat melindungi orang tuaku dan adikku!” sambil mengepalkan tanggannya, Wahna berucap penuh tekad. System: "Ding! Selamat, Tuan. Tuan mendapatkan kotak hadiah untuk pemula. Apakah Tuan akan membukanya?" 
 Bersambung ke Bab 4...........




Posting Komentar