Sistem Terkuat Bab 11
Daftar Isi
Bab 11
.....penasaran.
System: “Ding! Energi Mental
merupakan energi jiwa. Energi ini
sangat istimewa, tidak terlihat oleh
mata dan tidak dapat dirasakan oleh
indra spiritual."
System: "Ding! Energi Mental
dapat digunakan untuk melakukan
sesuatu yang tidak bisa dilakukan
oleh energi lainnya. Seperti energi
alam, energi kematian, energi iblis,
energi dewa dan sebagainya."
System: "Ding! Semakin tinggi
Energi Mental yang dimiliki, maka
semakin tinggi pula tingkat
keberhasilannya, terutama dalam
menyerang lawan."
System: "Ding! Tuan memiliki
Tehnik Mata Dewa, yang mana
tehnik tersebut sangat
membutuhkan Energi Mental agar
dapat menerapkannya secara maksimal."
System: "Ding! Informasi lebih
lanjut, Tuan dapat membaca panel
deskripsi tentang Energi Mental."
Mendengar penjelasan singkat
dari System, Wahna kian bersemangat.
Ia bergerak menuju pintu celah batu.
Sesampainya di luar, ada
banyak bekas bercak darah yang
mengering di atas lantai tanah.
Darah itu tidak lain adalah darah
Srigala Api, binatang buas yang
menjadi sasaran Wahna dini hari tadi.
Melihat sungai jernih di sebelah
kirinya, secara alami, Wahna
melepas pakaian yang ia kenakan,
langsung menceburkan diri ke sungai itu.
"Huuh... segarnya ...,” gumam
Wahna sambil menikmati sejuknya air alam.
Wahna terdiam sejenak tiba-tiba,
ia merasakan ada sesuatu yang
mendekat perlahan-lahan ke arahnya.
Mengedarkan indra spiritualnya,
Wahna melihat ke arah semak belukar,
yang posisinya hanya berjarak tiga ratusan meter
dari tempatnya berada.
'Mata Dewa!' seru Wahna di
dalam hati, langsung mengaktifkan
Tehnik Mata Dewa untuk melihat
apa gerangan di balik semak belukar itu.
Dan benar saja, visi Wahna
melihat seekor monster berbadan
harimau dengan kepala seperti buaya.
Kekuatan monster itu berada
pada level dua, setara dengan
binatang buas level empat, atau
sebanding dengan Tahap
Penyempurnaan Qi.
Merasa kurang yakin dengan
indra spiritualnya, Wahna meminta
System untuk menganalisis.
System: "Ding!
Nama: Monster Level Dua
tingkat Kedua
Kekuatan Jiwa: 1
Elemen: Angin"
'Aku pasti dapat
mengalahkannya dengan sedikit
usaha,'pikir Wahna setelah ragu-ragu sejenak.
Dengan penuh keyakinan,
Wahna mengalirkan energi tubuh
pada kepalan tangannya, menunggu
momen yang tepat untuk
menembakkan pukulan ke arah
monster yang mendekatinya.
Ketika jarak di antara keduanya
berkisar seratus meter, Wahna
melompat dari sungai,
meluncurkan tinjunya ke arah
kepala monster itu, 'Tinju Bumi'
"Bam! Bam!” dua ledakan
terdengar cukup keras. Monster itu
terlambat bereaksi, kepalanya
pecah seperti semangka
System: “Ding! Selamat, Tuan.
Tuan telah membunuh monster
Level Dua tingkat Kedua,
mendapatkan Poin Pengalaman
senilai dua puluh, serta
memperoleh satu Energi Mental."
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tuan telah mendapatkan atribut
angin. Apakah Tuan akan
mengintegrasikannya? Ya/Tidak."
"Ya!” Wahna langsung
menjawab tanpa perlu berpikir lagi.
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Elemen Angin telah terintegrasi,
dan Tuan mendapatkan Tehnik
Langkah Angin. Level saat ini adalah 0/10."
Di saat yang sama, Wahna
merasakan tubuhnya semakin
ringan. Namun sebelum ia
melanjutkan kegembiraannya,
sekawanan monster yang sama
sedang berlari menuju ke arahnya
dengan kecepatan tinggi.
Seketika Wahna bersiaga dan waspada.
'Langkah Angin, aktifkan!'
'Tinju Bumi, aktifkan!'
Pertempuran terjadi, sebelas
ekor monster yang sama melawan
Wahna seorang diri.
Gerakan Wahna sangat cepat.
Setiap kali ia berpindah tempat,
maka ada satu monster yang
kepalanya meledak.
Kurang dari tiga puluh detik,
kesebelas monster itu dibantai oleh Wahna tanpa jeda.
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Tinju Bumi telah naik level.
Level saat ini adalah 3/10."
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Tinju Bumi telah naik level.
Level saat ini adalah 4/10."
System: “Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Tinju Bumi telah naik level.
Level saat ini adalah 5/10."
System: "Ding! Selamat, Tuan,
Tehnik Tinju Bumi telah naik level.
Level saat ini adalah ...."
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Tinju Bumi telah naik level.
Level saat ini adalah 9/10."
Mendengar notifikasi system
yang bertubi-tubi, semangat Wahna
kian berkobar. Belum selesai
dengan kegembiraannya, notifikasi
system kembali terdengar.
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Langkah Angin telah naik
level. Level saat ini adalah 1/10.”
System: “Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Langkah Angin telah naik
level. Level saat ini adalah 2/10."
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Tehnik Langkah Angin telah naik
level. Level saat ini adalah 3/10."
"Yes! Yes! Yes!" Wahna
melompat-lompat kecil, kegirangan
karena tehniknya telah mengalami
terobosan yang sangat signifikan.
System: "Ding! Harap Tuan
mengenakan pakaian terlebih
dahulu sebelum bergembira."
"Eh?" Wahna diam membeku
seketika, lalu menunduk, menatap
ke arah selangkangannya sendiri.
Betapa kesal Wahna saat ini,
ternyata dirinya masih dalam
kondisi telanjang bulat. Pun
demikian ketika menyerang
kawanan monster dari sungai barusan.
Reflek, kedua tangan Wahna
bergerak, menutupi burung
perkututnya, bergegas ke arah
sungai dengan sangat tergesa.
"System, apakah kau seorang
wanita?" tanya Wahna kemudian.
Dirinya sangat penasaran, yang
kebetulan suara mekanis system
memang menyerupai suara seorang
wanita muda.
Hening. Tidak ada jawaban dari
System, membuat Wahna hanya
bisa mendesah di dalam hati, 'Ah,
System ini kadang-kadang menakutkan.'
"System, tingkatkan kultivasi
sesuai Poin Pengalaman!" instruksi
Wahna kepada System.
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Kultivasi Tuan telah naik level.
Level saat ini adalah Tahap
Transformasi tingkat Ketiga...."
System: "Ding! Selamat, Tuan.
Kultivasi Tuan telah naik level.
Level saat ini adalah Tahap
Transformasi tingkat Keempat...."
System: “Ding! Selamat, Tuan.
Kultivasi Tuan telah naik level.
Level saat ini adalah Tahap
Transformasi tingkat Kelima...."
Wahna yang memejamkan
matanya sambil berendam di dalam
air sungai, merasakan aliran energi
alam di seluruh bagian tubuhnya.
Sensasi hangat memenuhi
bagian bawah perutnya, sarat
dengan kekuatan, menyebar seperti
banjir bandang di pembuluh darah.
Sekali lagi Wahna membuka panel profilenya.
Nama: Wahna
Ras: Manusia
Kultivasi: Tahap Transformasi
tingkat Kelima
Poin Pengalaman: 401,73/2.850 (+)
Kekuatan Tubuh: Naga Kuno (1/30.000) (+)
Energi Mental: 12/10.000
Keterampilan Aktif:
-Tehnik Tinju Bumi (9/10),
-Tehnik Pedang Surgawi (1/10),
-Tehnik Telapak Dewa (1/10)
Keterampilan Pasif:
-Tehnik Pernapasan (2/10),
-Tehnik Mata Dewa (1/10),
-Langkah Angin (3/10)
Keahlian: Array Master (0/10)
Elemen: Api Chaos, Angin
Kupon Undian: 0
Ruang Penyimpanan: 10 meter kubik (+)
Poin System: 60 Pts
Versi System: 1.0
Bersambung ke bab 12
Posting Komentar